Pesan Untuk Diri sendiri yang sedang Berda`wah

“Jika Seorang manusia sudah menyampaikan pendapatnya maka itu sudah mencukupi, dalam hal ini yakni sudah ditunaikan apa yang seharusnya disampaikan dengan cara yang baik dan santun serta beretika. Namun Apabila melahirkan suatu permusuhan, perdebatan, dan menyerang serta menyesat-sesatkan, maka inipun tidaklah termasuk pada sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam hal memberikan penjelasan, tentu bukanlah cara dakwah dengan atas nama Allah dan kepada sunnah Rasulullah.
Latest Post
Loading...
Selamat Datang di Blog Dunia Cahaya hati yang menghadirkan kajian-kajian ilmu hikmah yang berlandaskan Al Qur`an dan Al Hadits dan dapatkan pula buku Al Fuaad Fi Nuurin Edisi Terbaru Semoga Blog disini dapat memberikan manfaat bagi para pengunjung
Thursday, 23 July 2015
Duniacahayahati.blogspot.com Situs tentang Ilmu Ma`rifatullah (Tauhid) Didalamnya banyak mengandung Ilmu Hikmah yang hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang diberikan Ilmu ini.


Menyikapi Fatwa MPU terhadap Ajaran Salafy yang sesat dan menyesatkan

Dalam Kajian ini adalah bentuk sikap seorang Muslim yang saling ingin sekali mecari benang merah dalam hal kepemahaman ajaran yang disesatkan yakni Salafi (wahabi).

Sebagaimana yang tertuang Fatwa MPU (Majelis Permusyarawan Ulama) di Aceh yakni ; Nomor 09 Tahun 2014 Tentang Pemahaman, Pemikiran, Pengamalan, dan Penyiaran Agama Islam di Aceh, yang mana di terbitkan tanggal 27 Sya`ban 1435 Hijriyah dan bertepatan pada tanggal 25 Juni 2014, yang mana di dalamnya ada beberapa poin penting salah satunya : "Allah itu berada di atas 'Arsy dan Allah itu membutuhkan tempat, waktu, dan arah. Ini berarti Allah membutuhkan makhluk, Allah naik dan Turun, Pulang dan pergi"

Kajian Kasus dalam hal ini bagi yang membacanya mohon menyikapinya dengan kedewasaan serta objektif tidak ada kepentingan apapun apalagi penumpang gelap dalam hal ini.

"Allah itu berada di atas 'Arsy dan Allah itu membutuhkan tempat, waktu, dan arah. Ini berarti Allah membutuhkan makhluk, Allah naik dan Turun, Pulang dan pergi" kalimat ini merupakan suatu sangkaan atau daya tangkap kepemahaman yang di tanggapi Pihak MPU yang tentu ini merupakan suatu hasil IJMA Ulama Aceh yang terhimpun di dalam MPU dalam hal ini penulis menjabarkannya pada kajian didalam ini :

Pemeluk Agama Islam yakni orang-orang yang beriman kepada nama-nama Allah dan sifat-sifat-Nya yang tinggi serta tidak menyekutukan-Nya, dalam hal ini pendapat Salafy yang disesatkan oleh MPU adalah : "Tidak menta`wilkan (menjelaskan atau menerangkan agar jelas) maksudnya Tidak ada penjelasan ataupun keterangan apapun dalam hal ini dikarenakan ini mustahil sebab Allah dan sifat-sifat-Nya tidak dapat dijelaskan atau diraba-raba apalagi menyerupai makhluk-Nya apabila di ta`wilkan sifat-sifat itu akan menyebabkan mengingkari-Nya yang mana dapat menyerupakan-Nya dengan sifat-sifat makhluk.

Sebagaimana Dalil Naqli Didalam Al Qur`an  :

وَلِلّٰهِ الۡاَسۡمَآءُ الۡحُسۡنٰى فَادۡعُوۡهُ بِهَا‌

وَذَرُوا الَّذِيۡنَ يُلۡحِدُوۡنَ فِىۡۤ اَسۡمَآٮِٕهٖ‌ ؕ سَيُجۡزَوۡنَ مَا كَانُوۡا يَعۡمَلُوۡنَ

Hanya milik Allah asma-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asma-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam [menyebut] nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (Al A`raf 7:180)

Wednesday, 22 July 2015
Duniacahayahati.blogspot.com Situs tentang Ilmu Ma`rifatullah (Tauhid) Didalamnya banyak mengandung Ilmu Hikmah yang hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang diberikan Ilmu ini.
“Jika Seorang manusia sudah menyampaikan pendapatnya maka itu sudah mencukupi, dalam hal ini sudah ditunaikan apa yang seharusnya disampaikan dengan cara yang baik dan santun serta beretika. Namun Apabila melahirkan suatu permusuhan, perdebatan, dan menyerang serta menyesat-sesatkan, maka inipun tidaklah termasuk pada sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam hal memberikan penjelasan, tentu bukanlah cara dakwah dengan atas nama sunnah kepada Allah dan kepada sunnah Rasulullah.

Hukum Mengirim Al Fatihah atau menghadiahkan Al Fatihah kepada yang meninggal


Imam Ghozali mengatakan di Kitabnya : AWALLUDIN MA`RIFATULLAH (Awal Agama adalah mengenal Allah) disinilah peran yang amat sangat penting dalam menjalankan syariat sesuai Sunnah yang di ajarkan oleh Rasullullah Sholallahu Alaihi Wassalam.

Sehingga dalam menjalankan Syariat tidak mentuhankan syariat itu sendiri apalagi melakukannya dengan berlebih-lebihan sehingga terkesan Allah Ta`ala diperintah-perintah untuk menyampaikan Pahala (bahasa ini hanya dapat dipahami jika sudah mengkaji Al Hikam atau Al Fuaad Fi Nurin).

Adapun Hukum Mengirim Al Fatihah atau menghadiahkan Al Fatihah kepada yang meninggal harus dikaji kembali dan benar-benar memahami apa yang dilakukan, sebagaimana dalam hal ini Ustadz Khalid Basalammah menjelaskan :



KAJIAN : Hukum Mengirim Al Fatihah atau menghadiahkan Al Fatihah kepada yang meninggal 
Dalam kajian ini mohon disikapi dengan kedewasaan hati, kedewasaan berpikir dan kedewasaan dalam mendengar dan membaca segala permasalahan yang dihadapi pada diri masing-masing.

Di Indonesia dalam hal kirim pahala baca Al Qur`an, Sholat Hadiah, atau Suroh-Suroh tertentu baik itu Yasiin maupun Al Fatihah sudah merupakan yang tak terpisahkan dari kebiasaan masyarakat bahkan sudah menjadi darah daging sehingga dalam menerima sesuatu yang asing pada pandangannya maka akan dapat menimbukan suatu perdebatan yang sangat panjang dan sangat berpotensi terjadi perkelahian kedua kelompok  yang malah semakin jauh dari sunnah Rasulullah itu sendiri.

Sering Kita mendengar bacaan Al Fatihah (pahala yang membacanya) di hadiahkan atau di kirimkan kepada para Wali-Wali, namun ada kejanggalan disini dikarenakan Wali-Wali yang dikhususkan adalah Wali yang dikenal dengan nama Syeikh Abdul Qodir Al Jaelani yang mana Beliau adalah seorang Pengajar Ilmu Fiqh, namun disisi lain bagi yang menghadiahkan pahala tersebut adalah bermazhab Imam Asy Syafi`i, namun untuk pengkhususan pengiriman pahalanya kepada Syeikh Abdul Qodir Al Jaelani, oleh sebab itu ada kejanggalan disini, maka dapat kita simpulkan bahwa sudah terjadi Penggabungan kepemahaman yang dijadikan satu kesatuan yang disebut : TALFIQ

Dapat dikatakan demikian dikarenakan Syeikh Abdul Qodir Al Jaelani sebagai Guru Fiqh namun juga dikenal sebagai Guru para sufi dan Keilmuan Tasawuf yang mana meliputi pula Thoriqot didalamnya, sehingga para yang mengaku bermadzab Asy Syafi`i  melakukan juga Thoriqot para Sufi yang mana menjadi satu kesatuan padahal Imam Asy Syafi`i tidak pernah menyatakan dalam hal mengirim Pahala Al Fatihah kepada orang yang meninggal (Silahkan di rujuk Kitab-Kitab Imam Asy Syafi`i).

Tuesday, 21 July 2015
Duniacahayahati.blogspot.com Situs tentang Ilmu Ma`rifatullah (Tauhid) Didalamnya banyak mengandung Ilmu Hikmah yang hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang diberikan Ilmu ini.

Tanda-Tanda Manusia yang Tidak Ikhlas pada Ketetapan Allah

Terkadang diri ini tidak menyadari akan suatu kepastian pada ketetapan Allah Ta`ala yang mana akal manusia tidak menyadarinya bahwa ketepapan itu wajib dirasa, apapun itu rasanya, Tanda-Tanda Manusia yang Tidak Ikhlas pada Ketetapan Allah yakni : Ketika melihat seorang anak yang bodoh  dan nakal namun tiba-tiba saat dewasa menjadi pengusaha sukses dan agamis kemudian terucap kata " KOK BISA BEGITU" kata-kata yang dikeluarkan itulah suatu yang nampak atas ketidak ikhlasannya terhadap Ketetapan Allah Ta`ala disadari ataupun tidak.

Melihat tetangga yang dulu kaya kemudian menjadi miskin dalam hal ekonomi kemudian berkata : NAH LHO KENAPA JADI MISKIN PADAHAL SUDAH DI KASIH TAHU CARANYA, hal ini pun juga sama bahwa ketetapan Allah Ta`ala berlaku kepada siapa saja, jika suatu saat yang Kaya tadi jatuh miskin dan kemudian kembali kaya lagi maka akan lain lagi kata yang keluar "KOK BISA BEGINI". 

Dalam hal ini pun jika kita melihat orang yang berkata begitu maka janganlah kita cela atau menghakiminya karena apa yang ditampakkan dihadapan kita itupun merupakan ketetapan-Nya pula. maka dalam hal ini akan dapat di pahami secara mendalam  jika kita mengkaji Kitab Al Hikam dan Al Fuaad Fi Nuurin.


Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :


Duniacahayahati.blogspot.com Situs tentang Ilmu Ma`rifatullah (Tauhid) Didalamnya banyak mengandung Ilmu Hikmah yang hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang diberikan Ilmu ini.

Iman Bil Ghoib bersama Ust Elwansyah Elham

Kajian Iman Bil Ghoib yang di sampaikan Ustadz Elwansyah Elham dan Ustadz Bachtiar Nasir, sebagaimana hal Keimanan dalam hal Ghoib tidaklah boleh didustakan, Dalam Kajian ini Ustadz Elwansyah Elham menjelaskan dengan jelas dan dapat dipahami dalam hal ini seorang Ibu bertanya tentang Qorin, didalam Hadits pun sudah sangat jelas diterangkan.

ما منكم من أحد إلاوقد وكل به قرينه من الجن

“Setiap orang di antara kalian telah diutus untuknya seorang qorin (pendamping) dari golongan jin.” (HR. Muslim)

Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam bersabda, "Tidak ada seorangpun kecuali ia disertai oleh seorang qarin  ) dari jin dan seorang qarin  dari malaikat" (HR. Muslim)

Begitu juga di Hadits lain yakni : Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam bersabda, "Tidaklah seorang pun dari kalian kecuali telah ditetapkan JIN yang menyertainya, Para sahabat bertanya: "Apakah termasuk Anda juga wahai Rasulullah?" Rasulullah menjawab: "Ya termasuk saya, hanya saja Allah menolong saya sehingga jin itu masuk Islam. Ia (jin tadi) tidak pernah menyuruh saya kecuali untuk kebaikan" (HR. Muslim)

Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam keluar dari rumah pada malam hari, aku cemburu karenanya. Tak lama ia kembali dan menyaksikan tingkahku, lalu ia berkata: “Apakah kamu telah didatangi syetanmu?” “Apakah syetan bersamaku?” Jawabku. “Ya, bahkan setiap manusia.” Kata Nabi Muhammad SAW. “Termasuk engkau juga?” Tanyaku lagi. “Betul, tetapi Allah menolongku hingga aku selamat dari godaannya.” Jawab Nabi (HR. Muslim).

Hadits diatas tidak ada keraguan atas keshohihannya

Dalam hal ini untuk mengikuti Kajiannya dapat menyimak di bawah ini :



Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :


Monday, 20 July 2015
Duniacahayahati.blogspot.com Situs tentang Ilmu Ma`rifatullah (Tauhid) Didalamnya banyak mengandung Ilmu Hikmah yang hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang diberikan Ilmu ini.


Tentang Kebenaran Ilmu Laduni


Amatlah sangat dusta mendustakan jika Kitab Al Hikam sesat dan Ihya Ulumuddin Sesat dan menyesatkan, Bagaimana mungkin Kitab yang sangat Bermanfaat dan memberikan Kelezatan rasa iman pada diri orang yang mengkajinya kemudian segelintir orang mengatakan sesat, padahal Ilmu laduni itupun banyak dalil  yang membenarkannya termasuk yang ada pada Al Qur`an Maupun hadits, janganlah Dikira Orang Belajar ma`rifatullah (Tauhid) itu tidak berdalil sangat nyata fitnahnya disini dan sangat dusta dan mendustakan.

Tentang Kebenaran Ilmu Laduni sebagaimana di Dalam Al Qur`an Allah Ta`ala berfirman :

وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ‌ۖ وَيُعَلِّمُڪُمُ ٱللَّهُ‌ۗ وَٱللَّهُ بِڪُلِّ شَىۡءٍ عَلِيمٌ۬ 
 Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (Al Baqaroh 2:282)

وَعَلَّمۡنَـٰهُ مِن لَّدُنَّا عِلۡمً۬ا

.....dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.  (Al Kahfi 18:65)

“Dahulu ada beberapa orang dari umat-umat sebelum kamu yang diberi ilham. Kalaulah ada satu orang dari umatku yang diberi ilham pastilah orang itu Umar.” (Muttafaqun ‘alaihi) kedudukan hadits ini tidak ada keraguan sedikitpun atas keshohihannya.

“Ini bukan bisikan-bisikan syaithan, tapi ilmu laduni ini merubah firasat seorang mukmin, bukankah firasat seorang mukmin itu benar? Sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam: “Hati-hati terhadap firasat seorang mukmin. Karena dengannya ia melihat cahaya Allah”. (H.R At Tirmidzi) begitu juga dengan kedudukan hadits ini tidak ada keraguan sedikitpun atas keshohihannya.

“Ilmu batin merupakan salah satu rahasia Allah ‘Azza wa Jalla, dan salah satu dari hukum-hukum-Nya yang Allah masukkan kedalam hati hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya”.( Hadits riwayat Ali bin Abi Thalib r.a:)

Dari Abu Darda Ra. berkata : “Aku mendengar Rasulullah Saw. Bersabda, “Sesungguhnya Allah Subhanallahu Wa Ta`ala berfirman kepada Isa As. : “Aku akan mengirimkan satu umat setelahmu (umat Muhammad Sholallahu Alaihi Wassalam.), yang jika Aku murah hati pada mereka, mereka bersyukur dan bertahmid, dan jika Aku menahan diri, mereka sabar dan tawakal tanpa mempunyai hilm (kemurahan/kemurahan  hati) dan ‘ilm (ilmu) .” Isa bertanya: “Bagaimana mereka bisa seperti itu ya Allah, tanpa hilm dan ‘ilm?” Allah menjawab: “Aku memberikan mereka sebagian dari hilmKu dan ‘ilmu-Ku.” [HR. Hakim.  Hadits ini shahih menurut syarat Imam Bukhari, tetapi ia tidak meriwayatkannya, sedangkan Adzahaby menyepakatinya”. I/348]

Dalam Hadits Qudsi (Kitab Futuh Mishr wa Akhbaruha, Ibn ‘Abd al-Hakam  wafat 257 H).
"Allah mewahyukan kepada Isa untuk mengirimkan pendakwah ke para raja di dunia. Dia mengirimkan para muridnya. Murid-muridnya yang dikirim ke wilayah yang dekat menyanggupinya, tetapi yang dikirim ke tempat yang jauh berkeberatan untuk pergi dan berkata: “Saya tidak bisa berbicara dalam bahasa dari penduduk yang engkau mengirimkan aku kepadanya.” Isa berkata: “Ya Allah, aku telah memerintahkan murid-muridku apa yang Kau perintahkan, tetapi mereka tidak menurut.” Allah berfirman kepada Isa: “Aku akan mengatasi masalahmu ini.” Maka Allah membuat para murid Isa bisa berbicara dalam bahasa tempat tujuan mereka diutus".

Dan Masih banyak lagi kita temukan Dalil-dalil Al Qur`an mupun Al Hadits tentang kebenaran Ilmu Laduni, Ilmu Hikmah yang mana kita tidak boleh mendustakannya, maka janganlah berburuk sangka dengan mengatakan Kitab Al Hikam Sesat dan Kitab Ihya Ulumuddin Sesat sungguh sangat nyata fitnah dan kedustaannya.

Saat ini koreksilah diri ini masing-masing, Evaluasilah dan intropeksilah jangan-jangan diri ini banyak kesesatannya ? Pandai menyesatkan Ulama-Ulama terdahulu namun tak pandai mengintip diri ini sendiri.

Di kehidupan nyata ini sangat nyata ilmu laduni ini yakni berapa banyak bahasa di dunia ini dan berapa banyak kepemahaman yang diberikan pada setiap manusia dengan kadar nya masing-masing. Nampak sangat jelas sekali itulah Ilmu Laduni yang nyata di hadapan mata ini yang dapat dilihat dan dirasakan serta didengar.

Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :


Duniacahayahati.blogspot.com Situs tentang Ilmu Ma`rifatullah (Tauhid) Didalamnya banyak mengandung Ilmu Hikmah yang hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang diberikan Ilmu ini.

Fitnah yang nampak yang ditujukan kepada Dr ZAKIR NAIK hal INSHA ALLAH

Permasalahan Ejaan Insya Allah sudah diedarkan oleh Orang yang tidak bertanggung jawab dengan mengatas namakan Dr Zakir Naik dengan merubah Ejaan yang sudah Baku di Indonesia maupun di Asia Khususnya dengan mengganti Ejaan dengan INSHA ALLAH.

Bagi yang pernah Mondok tentu tidak begitu mempermasalahkan namun bagi yang awam ini yang berbahaya karena akan menjadi tidak konsisten atau INKONSISTEN apa yang dia pahami. karena semua ejaan SYIN harus berubah tidak hanya pada kata INSYA ALLAH pada kata SYUKUR dan ribuan kata lainnya. Termasuk SYAHADAT yang sering dia baca itu sendiri.

Banyak diri ini menemukan di media Sosial yang sudah merubah kata INSYA ALLAH dengan menulis INSHA ALLAH namun mereka tidak menyadari bahwa inipun harus berlaku kepada semua kata SYIN itu Untuk jadi SHA.

Dalam hal ini Dr Zakir Naik sudah memberikan Konfirmasi tidak pernah mengatakan apapun tentang Insha Allah, ini merupakan suatu Fitnah yang nyata yang ditujukan kepada dirinya, dalam hal ini kita dapat melihat secara langsung dan dapat membaca dengan jelas apa yang di ungkapkan oleh beliau di media Sosial yakni : 
Zakir Naik Never Said Anything on How to spell Insha Allah.....Please Don`t Spread wrong information without any Official Confirmation.

Adapun jika diartikan ke Bahasa Indonesia yakni : "Zakir Naik TIDAK pernah mengatakan apa-apa tentang Cara mengeja Insya Allah ..... silahkan jangan Menyebarkan informasi yang salah, tanpa Konfirmasi Resmi".

Bagi yang sudah menyebarkan Fitnah maka sebaiknya anda meminta Ma`af karena sudah memberikan informasi yang sesat dan menyesatkan, bahkan fitnah itu lebih kejam dari pada pembunuhan.

Baca Juga artikel tentang : Al Hikam SESAT dan Menyesatkan 


Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :


Duniacahayahati.blogspot.com Situs tentang Ilmu Ma`rifatullah (Tauhid) Didalamnya banyak mengandung Ilmu Hikmah yang hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang diberikan Ilmu ini.

Syukur yang dibaca namun didustakan setiap harinya

Setiap hari diri ini mengucapkan Syukur kepada Allah Ta`ala namun hanya sebatas di bibir saja, sehingga akan nampak dusta atas syukur pada diri ini jika dibenturkan Allah Ta`ala pada kehidupan yang nyata ini, pada kehidupan sehari-hari ini, Ucapan Alhamdulillah tidaklah sesederhana yang diucapkan setiap hari karena ini menyangkut keimanan atas ucapan itu sendiri, apakah diri ini benar-benar beriman atau hanya berdusta semata baik dilakukan secara sadar atau tidak sadar, karena bersyukur itu mempunyai konsekuensinya, dalam hal ini dapat diri ini temukan pada Al Fuaad Fi Nuurin yang mana didalamnya terdapat kebanyakan diri ini menampakkan kedustaan pada ucapan syukur itu sendiri.

Dusta dalam beribadah kepada Allah Ta`ala pun sangat nampak dan terang sehingga kehidupan yang nyata ini merupakan ujian atas ucapan syukur itu, untuk lebih mendalami ucapan syukur itu kita dapat membacanya disini : BERDUSTA DALAM BERSYUKUR KEPADA ALLAH TA`ALA.


Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :




Duniacahayahati.blogspot.com Situs tentang Ilmu Ma`rifatullah (Tauhid) Didalamnya banyak mengandung Ilmu Hikmah yang hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang diberikan Ilmu ini.

Bantahan Umat Muslim Di Tolikara Papua

Pada Insiden SARA yang dilakukan Pihak GIDI yang memang nyata berbuat sewenang-wenangan di Tolikara Papua yang mana melarang Umat Islam untuk beribadah dan melarang menggunakan Jilbab, maka saat ini Warga Muslim sudah mulai mengeluarkan suara dengan Lantang dan keras akan sewenang-wenangan Pihak Gereja Injili Di Indonesia, sebagaimana pernyataan Salah satu Warga Muslim di Tolikara.

Pernyataan pemerintah ini dibantah oleh salah seorang muslim yang tinggal di Papua.

"Mohon jgn berkomentar aja pak JK," ujar @NasutionMukri di laman twitternya (17/7).

Mukri Nasution menambahkan: "Kalau masalah speaker selama ini umat Islam mematuhi itu, di Yahukimo juga dilarang menggunakan speaker namun kita menghormatinya.

"Ini bukan masalah speaker pak JK, Muslim di Papua cukup tahu diri kok jika kami minoritas, larangan speaker, gak bikin plang nama di depan mesjid dipatuhi."

"Selama ini kami tak bersuara karena kami nyadar kami minoritas, namun ini sudah sangat keterlaluan, Apa harus terus bungkam?"

"Larangan berjualan hari minggu, kami hormati itu. Apa lagi yg kalian inginkan?"

"Denda jika ada yang buka toko di hari minggu, umat islam mana yg gak patuhi, tapi ini pihak GIDI larang shalat?"

Dari SURAT LARANGAN IDUL FITRI yang dikeluarkan GIDI (Gereja Injil Di Indonesia) juga sudah jelas, mereka bukan mempermasalahkan SPEAKER.

Tapi memang total mereka melarang ibadah Sholat Idul Fitri. Hal ini jelas bertentangan dengan pasal 29 ayat 2 UUD 45 NEGARA MENJAMIN WARGANEGARANYA MENJALANKAN AJARAN AGAMA DAN ATAU KEYAKINANNYA . JADI JIKA JOKOWI SEBAGAI PRESIDEN RI CICING WAE ( DIAM SAJA) MAKA TELAH MELANGGAR UUD 45 , PANTAS UNTUK DI MAKZULKAN . juga mana tuh DENSUS 88 YG SUKA SIKAT ULAH TERORIS DAN SEPARATIS ? IRONIS YA UMAT ISLAM TERBESAR JUMLAHNYA DI INDONESIA TETAP I DIKENDALIKAN MINORITAS .
Dalam hal ini banyak Media melakukan pendustaan yang sangat nampak Dustanya yakni :
Media juga memelintir berita "Pembakaran Masjid" jadi "Masjid Terbakar". JUGA MASJID DI RUSAK OLEH SEKELOMPOK ORANG TDK DISEBUT DARI KALANGAN KRISTEN TAPI KALAU UMAT ISLAM YG LAKUKAN LANGSUNG DISEBUT TERORIS DARI KALANGAN ISLAM .

Tokoh-tokoh yang suka berda`wah apakah nampak batang hidungnya jika akan terjadi JIHAD di TOLIKARA....maka disinilah nampak dusta atas da`wahnya yang sering dilakukan di TV maupun radio itu....Akan sangat jelas dusta mendustakan apa yang di da`wahkan jika divisualisasikan dihadapan yang saat ini.

Silahkan membaca Berita :" MASJID DIPAPUA DIBAKAR DI TOLIKARA"

Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :


Sunday, 19 July 2015
Duniacahayahati.blogspot.com Situs tentang Ilmu Ma`rifatullah (Tauhid) Didalamnya banyak mengandung Ilmu Hikmah yang hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang diberikan Ilmu ini.

Berimankah diri ini atau dusta semata ?

Kajian Al Fuaad Fi Nuurin yang di adakan di Sindangsari kecamatan Sambutan Kota Samarinda setiap Malam Selasa sekaligus mengkaji Keilmuan Nahwu Shorof, Bagaimana mengetahui diri ini Beriman atau Dusta semata kepada Allah Ta`ala, dalam Kajian ini sangatlah jelas dan terang bagaimana iman pada diri ini.

Ketika diri ini mengucapkan beriman kepada Allah Ta`ala maka argometer itu berjalan...Tik...tok...tik...tok.....Allah berikan ujian dimulai dari luar diri ini, harta mulai disenggol apapun itu teknisnya, sampai kepada diri ini sendiri, disinilah akan nampak apakah diri ini beriman atau dusta semata.

Untuk lebih jelasnya dapat menyaksikan Kajian Al Fuaad Fi Nuurin oleh Ustadz Elfiansyah Elham Spd yang mana dijelaskan bagaimaa kedudukan diri ini beriman atau dusta semata.




Dirasa-rasa pada diri ini masing-masing karena iman wajib dirasa jika tidak ada rasa belum pada masuk Maqom rasa dan tidaklah belum menikmati syahadat yang dibaca itu apalagi merasakan kelezatan yang ada pada syahadat yang sering dibaca itu. Semoga Kajian ini menambah keilmuan dan wawasan pada diri ini masing-masing.

Baca juga artikel penting lainnya : Al Hikam Sesat untuk membacanya disini Al HIKAM SESAT DAN MENYESATKAN.

Jika anda ingin mengetahui Keilmuan Dai-Dai saat ini suka mencela Ulama bagi yang ingin membacanya disini : DAI-DAI SAAT INI SUKA MENCELA


Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :


Duniacahayahati.blogspot.com Situs tentang Ilmu Ma`rifatullah (Tauhid) Didalamnya banyak mengandung Ilmu Hikmah yang hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang diberikan Ilmu ini.

Manusia tetaplah manusia tidaklah mampu dalam hal apapun

Manusia tetaplah manusia tidaklah mampu dalam hal apapun tanpa pertolongan Allah Ta`ala, jika diri ini meyakini kemampuan itu datangnya dari usahanya semata, maka jelaslah sudah kedudukan diri ini adalah hidup dilumpur MURTAD, jika merasa mampu dalam segala apa yang diri ini lakukan baik itu teknik maupun metode tanpa pertolongan Allah Ta`ala maka jelaslah sudah kedudukan diri ini.

Banyak visual Al Qur`an yang Allah Nampakkan salah satunya pada video dibawah ini yang mana : Pelatih Buaya diterkam dan digigit sehingga mengalami luka yang cukup serius, Masihkah bersandar dengan keilmuan dan metode yang dimiliki ? jika masih maka diri ini telah mendustakan suroh Al Ikhlas yang dibaca setiap hari.

Pelatih buaya diterkam dan digigit hingga luka parah




Jangan Lupa mengunjungi artikel lainnya : MPU Aceh mengeluarkan Fatwa Salafi Sesat dan menyesatkan dapat dibaca di sini : http://duniacahayahati.blogspot.com/2015/07/mpu-aceh-mengeluarkan-fatwa-paham.html

Artikel lainnya yakni : Al Hikam Sesat dan Menyesatkan dapat dibaca disini : http://duniacahayahati.blogspot.com/2015/07/al-hikam-sesat-dan-menyesatkan.html

Bagi yang ingin mengakses melalui Iphone atau Android silahkan klik tombol dibawah ini :


Categories

Kelolokan Km 12 (2) Memahami Bab Furuiyyah (2) Adab Islam dalam memasuki Rumah (1) Ahmadiyah dan LDII (1) Aku berda`wah untuk golongan kalian dan Golongan kalian tidak boleh menda`wahi golonganku (1) Al Fuaad Fi Nurin (1) Al Fuaad Fi Nuurin (1) Al HIkam sesat dan menyesatkan (1) Al Quran bagi diri ini hanya sebagai simbol dan hiasan semata (1) Alergi Belajar Tauhid (Ma`rifatullah) Rusaklah Hati dan Jasad (1) Allah Ta`ala ditenggelamkan oleh pelampung (1) Allah Ta`ala yang bersedekah buat diri ini (1) Amal Ibadah bukanlah Jaminan Surga (1) Amal sholat dan puasa akan nampak nilai setelahnya... (1) Apakah diri ini bodoh ikut-ikutan dalam mengkafirkan Golongan lain ? (1) Awal Keberadaan Sufisme dan Anti Sufisme (1) BAB HAID Bagi Wanita (1) BAB SHOLAT DALIL SEBELUM TAKBIR (1) BAB SHOLAT Takbiratul Ihkram (1) BAGAIMANA AHMAD IBNU IDRIS SEBAGAI TOKOH SUFI DAPAT BERGANDENGAN TANGAN DENGAN KAUM WAHHABIYYAH ? (1) BAKTI SEORANG ANAK TERHADAP IBUNYA YANG GILA (1) BENARKAH AKU BERIMAN ATAU ATHEIS (TAK BERTUHAN) (1) BENARKAH PROF QURAISH SHIHAB SYI’AH? (1) Bab Duduk antara dua sujud beserta doanya (1) Bab Salam dalam Sholat (1) Bab Sujud dan Bacaan Sujud (1) Bab Takbiratul Ikhram (1) Bab mengangkat kedua tangan ketika Takbir (1) Bagaimana Pergerakan Keilmuan Tasawuf semakin merebak di Penjuru Dunia dan banyak diterima di Masyarakat baik para pemuda maupun yang Lanjut Usia ? (1) Bagaimana mungkin diri ini beramal ibadah (1) Bantahan Umat Muslim Di Tolikara Papua (1) Belajar Tauhid haruslah Kaffah (1) Benarkah cinta kita kepada Allah ? (1) Benarkah diri ini mengenal Allah Ta`ala (Ma`rifatullah) (1) Berbagai Jenis Amal adalah karena berbagai Ahwal (1) Beriman yang Dusta atau Tidak pada Umat islam di Tolikara (1) Berimankah diri ini atau dusta semata ? (1) Bid`ah Maulid Nabi dan Bid`ah Hari Besar (1) Bid`ah dan Khilafiyah yang akan selalu di debatkan sampai akhir zaman (1) Bidadari Surga ditanah Adat (1) Bodoh yang yang ditampakkan (1) Bukanlah diri ini seorang ahli hakekat jika masih suka mencela orang lain (1) Bukti Allah tidak menyukai orang yang bangga dengan amalnya (1) Bukti Bahwa Makhluk Tidak dapat membawa rezekinya sendiri (1) Buku Nahwu Shorof Bagi Pemula & Lanjut Usia (1) CAK NUN : "Sangat dilarang menyakiti hati orang lain" (1) DITIPU (1) Dai-Dai saat ini suka mencela Ulama Terdahulu (1) Dasar-Dasar Ma`rifatullah Pembatalan Syahadat yang Nampak (1) Disaat Al Qur`an di visualisasikan Maka Nampaklah dusta pada diri ini (1) Doa Iftitah (1) Doa dan amalan bukanlah sebagai jarak pemisah kepada Tuhan (1) Dusta Dalam Beramal dan beribadah kepada Allah (1) Dusta seorang Guru Tauhid yang Nampak Mendustakan (1) Elfiansyah Elham Spd (1) Elfiansyah Spd (1) Fiqh Bab Niat (1) Fiqh Bab Wudhu (1) Fitnah yang nampak yang ditujukan kepada Dr ZAKIR NAIK hal INSHA ALLAH (1) Gendrang Jihad telah ditabuh di Kabupaten Tolikara (1) Hakekat Kemiskinan adalah ketika kehilangan harapan (1) Haram berzakat didalam masjid (1) Hikmah Syukur di balik Cobaan dan Ujian seorang Hamba (1) Hukum Mengirim Al Fatihah atau menghadiakan Al Fatihah kepada yang meninggal (1) Hukum Nun Mati dan Tanwin (1) IDGHAM BIGHUNNAH ( ادغم بغنة ) (1) I`tidal dari ruku (1) Ibadah Umrah dan haji yang didustakan dan mendustakan-Nya (1) Iblis namanya adalah Azazil dia termasuk dari malaikat-malaikat yang paling mulia (1) Ilmu Hikmah bukanlah Ilmu sesat (1) Ilmu Tajwid (1) Iman Bil Ghoib (1) Istiftah dan Al Fatihah (1) JALAN MEMPEROLEH MAKRIFAT (1) JANGAN ENGKAU DUSTAKAN KITAB SUCI MU SENDIRI (1) Jangan berbangga dengan kemajuan Zaman (1) Jika ada lintasan didalam hati ada kehendak selain kehendakNya maka MURTAD (1) Kajian Islam Ilmu Hikmah (1) Kajian Nahwu Shorof dan Fiqh Bit Takhrij Al Qur`an Wal Hadits (1) Kedustaan dan kesombongan dalam Tawadhu (Merendahkan diri) (1) Keputusan Mahkamah Agung Terhadap Syiah (1) Kesombongan yang mengecilkan diri sendiri (1) Ketika Tauhid Bergema Di Antara Dua Kubah (1) Khilafiyyah Maulid Nabi dan Hari Besar Islam (1) Kisah Nyata Imam Hanafi ( Abu Hanifah ) (1) Kitab Al Hikam Bukan Kitab yang sesat namun Malah Meluruskan (1) Kitab Al Hikam Sesat (1) Larangan waktu dalam menguburkan mayat (1) MPU Aceh mengeluarkan fatwa paham Salafi sesat menyesatkan (1) Maka diri ini terdiam: Allah Ta`ala ditenggelamkan oleh Tempe (1) Makna kedalaman Syahadat اَشْهَدُاَنْالَااِلَهَ اِلَّااللهُ (1) Mandu dalam kutim (1) Manusia tetaplah manusia tidaklah mampu dalam hal apapun (1) Membedah Buku Sufi dan Anti Sufi (1) Mengapa Kaum Wahhabiyyah mengambil sikap penentangan extstrem terhadap Sufiesme ? (1) Mengetahui Kedudukan Di Sisi Allah (1) Menyekutukan Allah Ta`ala dengan kekuatan (1) Menyikapi Fatwa MPU terhadap Ajaran Salafy yang sesat dan menyesatkan (1) Muslim atau Bukan Muslim atau muslimah (1) Novel Islam (1) PANDANGAN IBN HIBBAN PADA SIFAT ALLAH TA`ALA (1) PELAJARAN ISIM DHOMIR ( Kata Ganti ) (1) PENOLAKAN PADA TAREKAT OLEH KAUM WAHHABIYYAH (1) PERBEDAAN & BEDA KEPEMAHAMAN ITU HARUS ADA (1) Pandai Berma`rifatullah Sholatpun di tinggalkan (1) Pejabat Pemerintah yang Berdusta dan Kejam (1) Pelajaran Nahwu Shorof Bab Al Marifat & Annakiroh (1) Penghuni Surga dan neraka sudah ditetapkan (1) Penyakit UJUB yang Akut pada diri (1) Perselisihan Kedudukan Orang Tua Rasulullah yang dinyatakan Masuk Neraka (1) Praktek Syeikh Sufi yang jauh dari Al Qur`an dan As-Sunnah (1) Puasaku hanyalah dusta semata kepada Allah (1) Pujian Hanya Bagi Allah Ta`ala semata (1) Rasionalkah Beribadah & Hukum Insya Allah (1) Ruku dan Bacaan Ruku (1) SHOHIH HADITS QUDSI (1) SURGA MILIKU BUKAN MILIK GOLONGANMU (1) SYARAH TAUHIDUL AF`AL & TAUHIDUL RUBBUBIYYAH (1) Salafi yang suka menyesatkan (1) Sedekah Perkataan yang Baik itu lebih baik dari harta (1) Sesatkah Doa Abu Nuwas Amal jadi alat sambung atau Pemisah (1) Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya (HR. Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907) (1) Sholat bukanlah hanya sekedar Sholat (1) Sholat sekedar Sholat Kerapunpun bisa sholat (1) Siapakah Ibnu Arabi yang di Kafirkan Wahhabi ? (1) Siapapun Diri ini tidak ada andil (1) Site Manubar (1) Syariat yang menipu pandangan mata manusia (1) Syukur yang dibaca namun didustakan setiap harinya (1) TAHUKAH ANDA ? (1) TERTIPU ATAU PURA-PURA BODOH TERHADAP JAMINAN ALLAH (1) Tanah adat Kutai timur (1) Tanda-Tanda Manusia yang Tidak Ikhlas pada Ketetapan Allah (1) Tasawuf dan Sufi gadungan (1) Tauhid Bab Syirik Khofi (Tersembunyi) (1) Tauhid adalah Pondasi Awal dalam menjalankan Syariat (1) Tentang Kebenaran Ilmu Laduni (1) Tentang Pertanyaan ZAKAT (1) Tertipu dengan pandangan dan Kufur Nikmat (1) Tuhan Maha Kecil disaat visualisasikan dalam kehidupan (1) Ucapan Alhamdulillah yang didustakan syarah Al Fuaad Fi Nurin (1) Ucapanku atas Shodaqollah adalah kenikmatan (1) Umat Muslim selain Manhaj Salaf Sesat dan Menyesatkan (1) Usaha Hamba Menghindarkan diri ini dari PENYAKIT UJUB (1) Zikir setelah Sholat berdasarkan Hadits Shohih (1) ilmu dan kemampuan (1) jangan meninggalkan Dzikir kepada Allah (1) “Khusyukah Diri ini dalam Beribadah kepada Tuhan” (1)

Hati Nurani

Dunia Cahaya Hati Nurani


Hati Nurani atau disebut Mata Hati bila sudah bicara, maka tak dapat dibantah akan suara yang terdengar oleh segenap tubuh ini, Hati Nurani dapat menembus apa yang tak dapat ditembus oleh Kedua Mata Zhohir ini, Hati Nurani selalu memberikan Support atas kebaikan dan menghalang-halangi suatu keburukan, tugas yang tak mudah dipikul oleh Hati Nurani, dimanakah hati Nurani diri ini ?

Imam Ibnul Jauzi rahimahullah berkata, “Sesungguhnya ma’rifatullâh (yang benar) adalah mengenal Dzat-Nya, mengenal nama-nama dan sifat-sifat-Nya, serta mengenal perbuatan-perbuatan-Nya.” Dinukil oleh syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Majmû’ul Fatâwâ (17/104).

AL Fuaad Fi Nurin

AL Fuaad Fi Nurin
1. Apakah Anda pernah melihat Allah Ta`ala sebagaimana anda bersaksi? 2. Apakah Anda seorang beriman atau pendusta semata ? 3. Apakah anda merasakan kesengsaraan didunia ? apakah ini gambaran hidup anda kelak dineraka ? Apapun pertanyaan pada diri sendiri maka Insya Allah jawabannya ada di buku ini

Markaz Buku Online

Usaha Ingin Di Iklankan ?

Informasi Keilmuan

Translate

Temukan Kami


Pembayaran Buku

Wilayah Pulau Jawa & Sumatera

BCA 165-1586-122
Dede Rahmat

Hp : 081316235961

Wilayah Pulau Kalimantan & Sulawesi

Mandiri 900000-2832-583
Sutimah

Hp : 081254285572

Konfirmasikan jika sudah Transfer, Terimaksih

Kata Kunci Kehidupan

"Bergantung dan Bersandarlah secara Total Kepada Allah Ta`ala tiadakanlah Makhluk yang lain jika engkau belum dapat mencapai kesana maka anggaplah tidak ada makhluk disekitarmu, jikapun masih belum bisa itulah kedudukanmu saat ini"
Powered by Blogger.

Dapatkan Kitab-Kitab ini

Bacaan yang disarankan

Beriman atau Dusta

Kontak Online

Informasi Keilmuan

Nahwu Shorof Bagi Pemula

Nahwu Shorof Bagi Pemula
Mahir dalam memberikan baris arab gundul